News Software

Acronis True Image 2020: Solusi Holistik Untuk Perlindungan Data

Jika mendengar nama Acronis, pikiran saya tertuju pada solusi backup dan cloning nomor wahid untuk PC. Memang pengalaman saya dengan brand ini berkutat dengan mencari program yang tepat untuk menduplikasi dan membackup sistem operasi agar mendapatkan basis OS yang “bersih” untuk melakukan pengujian performa komponen PC. Tanpa saya sadari Acronis sudah berkembang menjadi lebih besar dari hanya sekedar software untuk cloning dan backup. Realisasi ini saya dapat ketika menghadiri peluncuran versi terbaru dari Acronis True Image 2020.

Hampir semua sisi kehidupan kita disentuh oleh digitalisasi. Mulai dari smart home, fintech hingga digital currency. Hampir semua informasi pribadi kita tersimpan secara digital diberbagai tempat. Tentunya data yang penting kita simpan secara pribadi di perangkat-perangkat personal seperti smartphone dan komputer pribadi. Tetapi media tersebut sudah tak bisa dikatakan aman. Dengan semakin terhubungnya dunia melalui jaringan internet, membuat tidak ada perangkat yang aman dari serangan kejahatan siber.

Digitalisasi dari dunia yang kita tempati memang menjadi buah simalakama. Disatu sisi, interkoneksi ini membuat hidup menjadi lebih mudah. Disisi lain, kemudahan ini membuat mengamankan data pribadi menjadi lebih susah. Tentunya ini membuat perlindungan terhadap kejahatan digital menjadi salah satu prioritas utama.

Makin meluasnya kejahatan cyber membuat Acronis sebagai perusahaan keamanan data merubah perspektif mereka mengenai backup. Mereka mencoba menyajikan sebuah software yang tidak hanya melindungi data pengguna dari kehilangan karena kelalaian, tetapi juga dari serangan dari pihak luar. Ancaman pencurian data memang menjadi salah satu ketakutan utama dari masyarakat masa kini. Terbukti dari data yang dikumpulkan Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN) melalui Honeynet Project, tahun 2018 tercatat ada 12.895.554 serangan siber pada 21 sensor yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari total angka tersebut,sebanyak 513.863 merupakan serangan malware. Ini membuat keamanan data pribadi menjadi salah satu prioritas utama.

Melalui True Image 2020, Acronis mencoba menghadirkan sebuah solusi backup holistic terhadap data pribadi Anda. Sebuah software backup yang bagus haruslah mengusung prinsip 3-2-1 backup rule. “Peraturan” ini adalah salah satu prinsip utama yang disetujui oleh para pakar keamanan siber sebagai golden rule dari keamanan data.

Apakah 3-2-1 backup rule?

Simpan data dalam paling tidak TIGA backup yang berbeda.

Simpan backup dalam DUA tempat yang berbeda

Simpan salah SATU backup di tempat fisik yang berbeda.

Sebuah solusi backup yang ideal haruslah memastikan bahwa software yang ditawarkan memenuhi kriteria tersebut. Dengan Acronis True Image 2020, aturan diatas dapat dengan mudah kita penuhi. Salah satu hal baru yang ditawarkan oleh iterasi terbaru dari True Image ini adalah solusi Cloud backup. Fitur membuat backup kita aman dari kerusakan data dan kerusakan fisik.

Satu lagi approach yang diambil Acronis adalah solusi total yang dinamakan Cyber Protection. Mereka menyadari bahwa mengamankan data tanpa memasukkan faktor keamanan cyber adalah langkah yang timpang. Mengingat ancaman terhadap data Anda lebih banyak datang dari kejahatan siber, sebuah solusi backup haruslah melindungi penggunanya dari serangan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.